MANFAAT WARNA
Misalnya abu-abu sering dikonotasikan dalam bahasa sebagai suatu sifat yang tidak punya pendirian, juga dapat diartikan sebagai suatu hal yang belum jelas atau samar-samar. Nila atau merah muda sering diartikan warna cinta, lebih lekat dengan orang yang sedang berbunga-bunga karena jatuh cinta. Putih sering diartikan warna yang suci karena kesannya yang bersih dan tidak tersentuh oleh warna apapun. Hitam sering diartikan sebagai warna yang kelam, dikonotasikan dalam bahasa sebagai suatu sisi yang kelam. Merah sering dikorelasikan dengan sifat yang berani, menyala-nyala seperti api. Ungu sering diidentikan dengan warna janda, dan sebagainya.
Menggambarkan kepribadian seseorang
Pada paragraf kedua di atas, telah saya sebutkan bahwa terjadi perubahan warna seiring dengan bertambahnya usia. Saya menafsirkan semakin kita bertambah dewasa maka akan memiliki kecenderungan perubahan warna favorit. Biru adalah warna favorit saya ketika remaja. Bagi saya biru itu ceria, menggambarkan sesorang yang enerjik dan selalu semangat. Warna itu memberikan identitas tersendiri terhadap saya saat itu, seorang gadis tomboy yang tidak bisa diam, selalu semangat dan ceria. Karena suka sekali dengan warna biru, mulai dari pakaian, kerudung, tas hingga sepatu pernah saya pakai secara bersamaan. Semenjak bekerja, warna favorit saya berubah menjadi hijau. Entah sejak kapan tanpa sadar baju yang saya miliki lebih banyak berwarna hijau. Sepertinya warna hijau memberikan kesan yang lebih kalem, sifat tomboy saya saat itu sedikit berkurang walaupun masih suka ‘grasak-grusuk’ tidak bisa diam. Saat ini saya sangat menyukai warna ungu, baik ungu muda maupun ungu tua. Saya merasa lebih feminim dan tidak terlalu tomboy seperti dahulu. Warna ini memberikan kesan yang sangat girly dan nyaman sekali ketika saya memakainya. Terkait dengan perubahan kepribadian, coba saja kita perhatikan pemilihan warna antara remaja dengan orang tua, pasti berbeda, tergantung bagaimana selera maupun kepribadiannya.
Warna mampu memberikan sugesti kepada seseorang
Dulu ada seorang teman yang mengatakan kepada saya kalau sedang ujian jangan menggunakan warna hitam karena warna hitam bukan warna keberuntungan yang dapat membuat kita tidak lulus ujian. Waktu itu saya cuek saja, tidak terlalu mengindahkan nasehatnya. Ternyata apa yang dikatakan olehnya benar juga, saya tidak lulus ujian, mungkin alam bawah sadar saya sudah tersugesti dengan perkataan tersebut. Karena tidak mau lagi mengalami kegagalan ujian, maka setiap ujian saya selalu memakai warna favorit. Alhamdulillah ujiannya lancar saja dan memang lebih nyaman ketika memakai warna favorit, saya merasakan ada dukungan dari warna yang saya pakai.
Warna sebagai lambang atau simbol
Warna digunakan sebagai lambang contohnya pada warna partai. Tiap partai memiliki warna yang berbeda. Pasti ada tujuan tersendiri ketika suatu partai memilih warna tertentu. Sedangkan warna digunakan sebagai simbol misalnya pada lampu lalu lintas, merah memberikan arti bahwa kita harus berhenti, hijau berarti boleh jalan, dan kuning berarti hati-hati. Simbol warna ini membantu pak polisi dalam mengatur lalu lintas. Ada lagi contoh warna sebagai simbol, misalnya pada kereta khusus wanita, selain diberikan gambar bunga, kereta diberikan hiasan cat berwarna ungu atau merah muda sehingga jika ada seorang pria yang melihat dari jauh pasti sudah mengerti kalau itu adalah kereta khusus wanita.
Warna sebagai simbol peristiwa atau kejadian
Di Indonesia warna yang digunakan apabila tertimpa musibah karena meninggalnya seseorang adalah hitam dan kuning. Warna hitam digunakan untuk pakaian baik yang berduka maupun yang melayat dan warna kuning digunakan untuk bendera sebagai simbol bahwa ada orang yang meninggal disuatu tempat. Sedangkan di India, warna putih digunakan sebagai warna pakaian berkabung ketika seseorang meninggal.
Warna sebagai status seseorang
Di negara India, ketika seseorang menjadi janda maka Ia akan mengenakan pakaian warna putih sepanjang hidupnya kecuali jika ia menikah lagi. Sedangkan warna merah pada bindi yang dikenakan pada dahi seorang wanita india menandakan bahwa ia telah menikah.
Warna sebagai tingkatan
Contohnya di Indonesia, warna yang berbeda digunakan untuk menandakan tingkatan pendidikan seseorang melalui warna seragam sekolahnya. Seragam berwarna merah-putih untuk sekolah dasar, biru tua-putih untuk sekolah menengah pertama dan abu-abu-putih untuk sekolah menengah atas.
PENGERTIAN WARNA
Warna merupakan unsur yang sangat
penting dalam Desain Grafis. Warna memegang peranan
penting dalam Desain Grafis
oleh karena itu kita harus mengerti arti warna, jangan sampai kita salah
warna misalnya membuat website untuk perbankan tapi menggunakan warna dominan
hitam!! (bisa-bisa pelanggan ragu dan tidak dipercaya karena kurang pas, tema
hitam cocok untuk website games, hacking tool, Website photo Gallery, Photo
Slide). Jadi hindari kesalahan dalam pemilihan warna.
Dalam pelajaran di Sekolah Pengertian Warna dapat diartikan sebagai adalah sebuah spektrum tertentu yang terdapat di dalam cahaya yang sempurna / putih. Dalam dunia disain, Warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.
Warna bisa dikelompokkan menjadi beberapa Kelompok Warna yaitu :
Dalam pelajaran di Sekolah Pengertian Warna dapat diartikan sebagai adalah sebuah spektrum tertentu yang terdapat di dalam cahaya yang sempurna / putih. Dalam dunia disain, Warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.
Warna bisa dikelompokkan menjadi beberapa Kelompok Warna yaitu :
1. Warna netral, adalah
warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain
bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan campuran
ketiga komponen warna sekaligus, tetapi tidak dalam komposisi tepat sama.
2. Warna kontras atau komplementer,
adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. Warna kontras bisa
didapatkan dari warna yang berseberangan (memotong titik tengah segitiga)
terdiri atas warna primer dan warna sekunder. Tetapi tidak menutup kemungkinan
pula membentuk kontras warna dengan menolah nilai ataupun kemurnian warna.
Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau, kuning dengan ungu dan biru
dengan jingga.
3. Warna panas, adalah
kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai
dari merah hingga kuning. Warna ini menjadi simbol, riang, semangat, marah dsb.
Warna panas mengesankan jarak yang dekat.
4. Warna dingin, adalah
kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai
dari hijau hingga ungu. Warna ini menjadi simbol kelembutan, sejuk, nyaman dsb.
Warna dingin mengesankan jarak yang jauh.
Warna Primer
Warna
primer menurut teori warna pigmen dari
Brewster adalah warna-warna dasar. Warna-warna lain dibentuk dari kombinasi
warna-warna primer. Pada awalnya, manusia mengira bahwa warna primer tersusun
atas warna Merah, Kuning, dan Hijau. Namun dalam penelitian lebih lanjut,
dikatakan tiga warna primer adalah: Merah (seperti darah), Biru (seperti langit
atau laut), Kuning (seperti kuning telur)
Ini kemudian dikenal sebagai warna
pigmen primer yang dipakai dalam dunia seni rupa. Campuran dua warna primer
menghasilkan warna sekunder. Campuran warna sekunder dengan warna
primer menghasilkan warna tertier.
CMYK
Dalam industri percetakan, untuk menghasilkan warna bervariasi, diterapkan pemakaian warna primer subtraktif: magenta, kuning dan cyan dalam ukuran yang bermacam-macam.
Dalam industri percetakan, untuk menghasilkan warna bervariasi, diterapkan pemakaian warna primer subtraktif: magenta, kuning dan cyan dalam ukuran yang bermacam-macam.
Warna Sekunder
adalah warna yang dihasilkan dari
campuran dua warna primer dalam sebuah ruang warna. Contohnya seperti di bawah
ini. Dalam peralatan Grafis, terdapat tiga warna primer cahaya: (R = Red)
merah, (G = Green) hijau, (B = Blue) biru atau yang lebih kita kenal dengan RGB
yang bila digabungkan dalam komposisi tertentu akan menghasilkan berbagai macam
warna. Misalnya pencampuran 100% merah, 0% hijau, dan 100% biru akan
menghasilkan interpretasi warna magenta. Di dalam komputer kita juga mengenal
berbagai warna untuk kebutuhan desain Website maupun Grafis dengan kode
bilangan Hexadecimal.
Berikut ini campuran warna RGB yang nantinya membentuk warna baru:
Merah + Hijau = Kuning
Merah + Biru = Magenta
Hijau + Biru = Cyan
Pada prinsipnya teori untuk pigmen seharusnya bisa diterapkan untuk warna cat juga. Tetapi cat yang mula-mula dipakai, pencampurannya dilakukan jauh sebelum adanya ilmu pengetahuan warna modern, dan karena pigmen yang tersedia pada masa itu juga terbatas. Khususnya warna pigmen cyan dan magenta alami sulit didapat, oleh karena itu dipakai warna biru dan merah. Dengan demikian sampai saat ini secara luas diajarkan bahwa merah, kuning dan biru adalah warna primer sedangkan jingga/orange, hijau dan ungu adalah warna sekunder. berikut ini perbedaan dan persamaan CMYK dan RGB
Mengingat pentingnya warna maka mari kita mengetahui arti - arti warna dalam Desain Grafis / Disain Logo :
Berikut ini campuran warna RGB yang nantinya membentuk warna baru:
Merah + Hijau = Kuning
Merah + Biru = Magenta
Hijau + Biru = Cyan
Pada prinsipnya teori untuk pigmen seharusnya bisa diterapkan untuk warna cat juga. Tetapi cat yang mula-mula dipakai, pencampurannya dilakukan jauh sebelum adanya ilmu pengetahuan warna modern, dan karena pigmen yang tersedia pada masa itu juga terbatas. Khususnya warna pigmen cyan dan magenta alami sulit didapat, oleh karena itu dipakai warna biru dan merah. Dengan demikian sampai saat ini secara luas diajarkan bahwa merah, kuning dan biru adalah warna primer sedangkan jingga/orange, hijau dan ungu adalah warna sekunder. berikut ini perbedaan dan persamaan CMYK dan RGB
Mengingat pentingnya warna maka mari kita mengetahui arti - arti warna dalam Desain Grafis / Disain Logo :
KUNING = Matahari, Cahaya, Kejayaan dan
Keluhuran Budi.
MERAH = Api, Semangat dan Keberanian, Bahaya, Keamanan, Waspada.
BIRU = Kejujuran, ketekunan, dan pandangan yang luas, kedamaian, ketenangan, kepercayaan kepada diri sendiri, keseimbangan, semangat batin.
HIJAU = Uang, Keberuntungan, Menarik Perhatian, Keindahan, Menyejukkan
PUTIH = Lambang Kesucian dan Kejujuran, Kesopanan
ORANYE = optimisme dan dinamika
HITAM = Berwibawa, Elegan, Maskulin
MERAH = Api, Semangat dan Keberanian, Bahaya, Keamanan, Waspada.
BIRU = Kejujuran, ketekunan, dan pandangan yang luas, kedamaian, ketenangan, kepercayaan kepada diri sendiri, keseimbangan, semangat batin.
HIJAU = Uang, Keberuntungan, Menarik Perhatian, Keindahan, Menyejukkan
PUTIH = Lambang Kesucian dan Kejujuran, Kesopanan
ORANYE = optimisme dan dinamika
HITAM = Berwibawa, Elegan, Maskulin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar